ROHUL - Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemberdayaan keluarga, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) resmi meluncurkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK Kabupaten Rokan Hulu 2024. Jumat (22/11/2024)
Acara ini dihadiri oleh Asisten 1 Fhatanalia Putra, Kadis KB dr. Bambang, Kabapenda Margono, Kadis Kominfo H. Sofwan, Kadis Pariwisata Helfiskar, Sekwan Sariaman, Plt Kadishub Minarli, Plt Kadis PU Zukfikri, dan Plt DPMD Prasetyo.
Bupati Rohul, H. Sukiman, secara resmi meluncurkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu, Hj. Peni Herawati. Sistem ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam modernisasi pengelolaan kegiatan PKK di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati H. Sukiman menyatakan bahwa peluncuran SIM PKK ini merupakan langkah maju yang sangat penting. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi dan akses informasi terkait kegiatan PKK di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
"Sistem ini akan mempercepat proses administrasi, meningkatkan transparansi, dan memberikan kemudahan bagi organisasi PKK dalam melaksanakan program-programnya. Dengan ini, kita dapat memastikan program PKK berjalan lebih efektif dan tepat sasaran," ujar Sukiman.
Ia menambahkan bahwa PKK memiliki peran besar dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga di berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Oleh karena itu, dukungan berupa inovasi teknologi seperti SIM PKK menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan kontribusi PKK bagi masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu, Hj. Peni Herawati, menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan seluruh pihak yang mendukung terlaksananya acara ini. Ia menilai bahwa SIM PKK merupakan langkah inovatif yang akan meningkatkan efektivitas kerja organisasi PKK.
"Hadirnya SIM PKK akan mempermudah pengurus di tingkat desa dan kecamatan untuk melaksanakan tugas mereka. Tidak perlu lagi datang ke kabupaten untuk konsultasi atau pelaporan, semuanya bisa dilakukan secara digital," ungkap Hj. Peni.
Menurutnya, sistem ini tidak hanya akan menghemat waktu dan biaya, tetapi juga mempermudah evaluasi program-program PKK. Dengan sistem digital ini, laporan dapat disusun lebih cepat dan akurat, sehingga memungkinkan perencanaan yang lebih baik di masa mendatang.
"Kami berharap SIM PKK dapat menjadi katalisator untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pengurus PKK di semua tingkatan, serta memberikan manfaat langsung bagi keluarga-keluarga di Kabupaten Rokan Hulu," tambahnya.
Kehadiran SIM PKK ini diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan dan keluarga.
Dengan peluncuran SIM PKK ini, Kabupaten Rokan Hulu mengambil langkah besar dalam memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki pengelolaan program-program pemberdayaan. Sistem ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga memperluas jangkauan manfaat program PKK bagi masyarakat.***

